Jurnal MODEL KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DEMOKRATIS, LAISSEZ FAIRE, DAN OTORITER

Penulis

  • Teguh Karya UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Machdum Bachtiar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Eneng Muslihah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.57121/meta.v7i1.310

Abstrak

Model kepemimpinan dalam pendidikan memiliki peran penting dalam menentukan arah dan kualitas proses pembelajaran serta pengelolaan institusi. Tiga model utama kepemimpinan yang sering dibahas adalah kepemimpinan demokratis, laissez-faire, dan otoriter. Kepemimpinan demokratis menekankan partisipasi aktif seluruh anggota organisasi, baik pendidik maupun peserta didik, dalam pengambilan keputusan, sehingga menciptakan suasana yang inklusif dan kolaboratif. Model ini diyakini dapat meningkatkan motivasi, kreativitas, dan rasa tanggung jawab individu. Sebaliknya, kepemimpinan laissez-faire memberikan kebebasan penuh kepada individu untuk bertindak tanpa banyak intervensi dari pemimpin. Meskipun model ini dapat mendorong inovasi bagi individu yang memiliki kompetensi tinggi, kurangnya arahan dapat menyebabkan kekacauan atau ketidakjelasan tujuan organisasi. Sementara itu, kepemimpinan otoriter berfokus pada kontrol penuh oleh pemimpin, dengan instruksi yang jelas dan disiplin ketat. Model ini efektif dalam situasi yang memerlukan tindakan cepat dan terorganisir, namun dapat membatasi kebebasan berpikir dan partisipasi anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelebihan, kekurangan, serta dampak dari penerapan masing-masing model kepemimpinan dalam konteks pendidikan, guna memberikan wawasan bagi pengembangan kepemimpinan yang efektif dan adaptif di lingkungan pendidikan modern.

 

Kata kunci: Kepemimpinan Tentang Demokratis, Laissez Faire dan Otoriter

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Sudarman, D. (2004). Motivasi Kepemimpinan dan Efektivitas Kelompok. Penerbit Rineka Cipta.

Syaiful, S. (2008). Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: Alfabeta.

Thoha, M. (1995). Perilaku Organisasi Konsep Dasar Dan Aplikasinya. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Mulyasa, E. (2003). Menjadi Kepala Sekolah Profesional: Dalam Konteks Menyukseskan MBS dan KBK. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Wahjosumidjo (2011). Kepemimpinanan Kepala Sekolah. Jakarta: Rajagrafindo.

Sergey Brin dan Larry Page: Implementasi Kepemimpinan Laissez-Faire. (2023). Journal of Business Leadership, 47(2).

Hadari Nawawi, Kepemimpinan Menurut Islam, (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1993).

Dian Narulita Tristina, S. W. (2019). Kepemimpinan dan Kinerja Seri Praktis Peningkatan Kinerja Guru. Jawa Timur: Wade Publish.

Nisfu Kurniyatillah, S. A. (2020). Kepemimpinan Otoriter dalam Manajemen Pendidikan Islam. Al-Muaddib :Jurnal Ilmu-IlmuSosial dan Keislaman, 160-174.

Diterbitkan

2025-01-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Jurnal MODEL KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DEMOKRATIS, LAISSEZ FAIRE, DAN OTORITER. (2025). Metakognisi, 7(1), 94-98. https://doi.org/10.57121/meta.v7i1.310