Analisis Makna Konotatif dalam Kumpulan Puisi Museum Kehilangan Karya Wawan Kurniawan

Penulis

  • Marsela Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Putri Yulyanti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dodi Firmansyah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.57121/meta.v7i1.295

Abstrak

Makna konotatif merupakan makna tambahan yang mengandung nilai rasa dalam suatu teks. Penelitian ini menganalisis makna konotatif 17 puisi dari kumpulan puisi Museum Kehilangan karya Wawan Kurniawan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, karena hasilnya disajikan dalam bentuk narasi, bukan angka. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan makna konotatif yang terdapat dalam kumpulan puisi "museum kehilangan" karya Wawan Kurniawan. Denzin dan Lincoln (dalam Ahmadi, 2014:14) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif adalah multimetode dalam fokus, termasuk pendekatan interpretif dan naturalistik terhadap pokok persoalannya. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya 22 makna konotatif dari 17 puisi yang dianalisis. Makna konotatif tersebut memiliki tambahan makna yang dipengaruhi oleh unsur nilai rasa berasal dari responsi-responsi emosional yang bersifat perseorangan. Berdasarkan penjelasan di atas, untuk itu peneliti menyarankan kepada pembaca untuk memahami makna konotasi yang terdapat dalam puisi tidak hanya itu pembaca juga perlu memahami gaya bahasa yang digunakan pengarang dalam karya sastra tersebut.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ahmadi, R. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Arifin, M. Z. (2019). Nilai moral karya sastra sebagai alternatif pendidikan karakter (Novel Amuk Wisanggeni karya Suwito Sarjono). Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 3(1), 30-40.

Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmawati, U. (2019). Semantik Menguak Makna Kata. Bandung: Pakar Raya.

Dewi, W. W. (2009). Semantik Bahasa Indonesia. Klaten: PT Intan Pariwara.

Gusar, M. R. (2022). Kajian Puisi. Tasikmalaya: Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.

Kasopa, J. K. (2017). Makna Asosiatif dalam Kitab Mazmur. Manado: JURNAL ELEKTRONIK FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SAM RATULANGI.

Pribadi, R. A., Damayanti, M., & Rachmadani, A. R. (2021). Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Teknologi sebagai Penunjang Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 7(02), 279-290.

Saifullah, A. R. (2018). Semantik dan Dinamika Pergulatan Makna. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). Tipe penelitian deskripsi dalam ilmu komunikasi. Diakom: Jurnal Media Dan Komunikasi, 1(2), 83-90.

Diterbitkan

2025-01-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Analisis Makna Konotatif dalam Kumpulan Puisi Museum Kehilangan Karya Wawan Kurniawan. (2025). Metakognisi, 7(1), 32-41. https://doi.org/10.57121/meta.v7i1.295