Analisis Kontrastif Afiksasi Verba Bahasa Jawa Dialek Banten (Bebasan) dan Bahasa Indonesia serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran di SMP
DOI:
https://doi.org/10.57121/meta.v7i1.292Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengaruh bahasa ibu atau bahasa pertama yang menimbulkan hambatan pemelajar bahasa dalam memeroleh bahasa kedua, memahaminya, membentuk susunan kata, serta hambatan dalam proses pengucapannya. Sehubungan dengan itu, penelitian ini melakukan analisis kontrastif afiksasi verba. Adapun bahasa yang menjadi objek penelitian ialah bahasa Jawa Dialek Banten (Bebasan) dan bahasa Indonesia dengan data yang diambil dari tuturan masyarakat di Kampung Baru, Kelurahan Kosambironyok, Kecamatan Anyar, Banten. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis padan intralingual yang menggunakan teknik dasar Hubung Banding Sama (HBS) dan Hubung Banding Beda (HBB). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara terstruktur, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu adanya persamaan dan perbedaan afiksasi verba dalam bahasa Jawa Dialek Banten dan bahasa Indonesia. Persamaan meliputi 1) adanya persamaan kesejajaran afiks bahasa Jawa Dialek Banten dan bahasa Indonesia; 2) adanya persamaan bentuk verba berafiks, baik struktur fonologis afiks, bentuk leksem, dan persamaan bentuk verba berafiks secara penuh dalam bahasa Jawa Dialek Banten dan bahasa Indonesia; 3) kesamaan jenis kata pada leksem pembentuk verba berafiks, meliputi verba, nomina, dan adjektiva. Adapun perbedaan meliputi 1) perbedaan pada struktur fonologis afiks; 2) perbedaan proses pembentukan verba berafiks oleh prefiks N- dan kombinasi afiks dengan sufiks –aken dalam bahasa Jawa Dialek Banten yang tidak ditemukan dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian yang menunjukkan adanya perbedaan dan persamaan afiksasi verba dapat dijadikan sebagai usulan pembuatan modul pembelajaran bahasa Indonesia di SMP kelas IX.
Kata kunci: analisis kontrastif, tuturan, verba berafiks
Unduhan
Referensi
Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.
Arifin, Z & Junaiyah. (2007). Morfologi: Bentuk, Makna dan Fungsi. Jakarta: Grasindo.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian (Suatu Pendekatan Praktek). Cetakan keempat. Jakarta: Rineka Cipta.
Ariyani, F & Megaria. (2018). Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Graha Ilmu.
Asmoko, Y. W. (2014). Pembentukan verba turunan bahasa Jawa dengan bahasa Indonesia berdasarkan kamus (analisis kontrastif). Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia.
Fatmawati, I. (2015). Analisis Kontrastif Morfologi Bahasa Jawa Dialek Banten dan Bahasa Indonesia dalam Acara Berita Baraya Tv Banten sebagai Bahan Ajar Menulis di SMP Kelas VIII . Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Chaer, A. (2003). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chudari, A.M. (2014). Kamus Bahasa Jawa Banten. Serang: Pustaka Sarana Cipta.
Iskandarwassid, dkk. (1985). Struktur Bahasa Jawa Dialek Banten. Jakarta: Pusat Pembinaan dan pengembangan Bahasa.
Kosasih, E. (2020). Pengmbangan Bahan Ajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Kridalaksana, H. (2009). Kamus Linguisik Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kridalaksana, H. (2009). Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kustandi, C & Daddy, D. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran: Konsep & Aplikasi Pengembangan Media Pembelajaran bagi Pendidik di Sekolah dan Masyarakat. Jakarta: Kencana.
Mahmud, S & Muhammad, I. (2019). Teori Belajar Bahasa. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
Mahsun, M. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi dan Tekniknya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Moleong, L. J. (2007). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhammad. (2014). Metode Penelitian Bahasa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Mulyasa, E. (2023). Implemenntasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Bumi Aksara.
Muslich, M. (2014). Tata Bentuk Bahasa Indonesia Kajian ke Arah Tata Bahasa Deskriptif. Jakarta: Bumi Aksara.
Pateda, M. (2021). Linguistik (Sebuah Pengantar). Bandung: Angkasa.
Safitri, R., & Rosidin, O. (2023). Analisis Kontrastif Afiksasi (Prefiks) Verba Bahasa Jawa Serang dengan Bahasa Indonesia. Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata. Dharma University Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutedi, D. (2015). Kalimat Pasif Bahasa Jepang: Kajian Sintaksis, Semantis, Pragmatis, dan Kontrastif, serta Implikasinya dalam Pengajaran. Bandung: Humaniora Utama Press.
Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran Analisis Kontrastif Bahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H. G. (2021). Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.
Widodo, M. (2017). Pembelajaran Bahasa Kedua. Yogyakarta. Textiu.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Winda Aulia, Asep Muhyidin, Ade Anggraini Kartika Devi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.



