Hubungan Antara Konsep Diri Guru Dan Motivasi Kerja Guru Dengan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar Di Gugus Sukamaju Kecamatan Labuan
DOI:
https://doi.org/10.57121/meta.v4i1.28Kata Kunci:
Konsep Diri Guru, Motivasi Kerja Guru, Kompetensi Profesional Guru.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: “Hubungan antara Konsep Diri Guru dan Motivasi Kerja Guru dengan Kompetensi Professional Guru Sekolah Dasar di Gugus Sukamaju Kecamatan Labuan”. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Guru di Gugus Sukamaju, dengan sampel 60 Guru tempat penelitian di Gugus Sukamaju, waktu penelitian selama 8 bulan, Penelitian menggunakan Metode Survey. Data diperoleh dari pengisian instrumen oleh Guru berupa angket berisi kuisioner dengan menggunakan model 5 skala Likert. Validitas instrumen menggunakan formula Product Moment, dan Reliabilitas instrumen menggunakan Alpha Cronbach. Hasil temuan penelitian diperoleh : (1) Terdapat hubungan positif antara konsep diri guru dengan kompetensi professional guru, dengan persamaan regresi Ŷ=29,38 + 0,73 X1, koefisien korelasi (ry1) = 0,777 pada α = 0,05 ; (2) Terdapat hubungan positif antara motivasi kerja guru dengan kompetensi professional guru, dengan persamaan regresi Ŷ= 46,61 + 0,62 X2, koefisien korelasi (ry2) = 0,722 pada α = 0,05. (3) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara konsep diri guru dan motivasi kerja guru secara bersama-sama dengan kompetensi professional guru, dengan persamaan regresi Ŷ= 30,21 + 0,631 X1 + 0,099 X2 pada α = 0,05. Kesimpulan (1)Terdapat hubungan positif antara konsep diri guru dengan kompetensi professional guru, (2) Terdapat hubungan positif antara motivasi kerja guru dengan kompetensi Profesional guru, (3) Terdapat hubungan positif antara konsep diri guru dan motivasi kerja guru secara bersama-sama dengan kompetensi professional guru.
Unduhan
Referensi
Arikunto, Suharsimi. (2007). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
Bafadal, I. (2006). Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, Syaiful Bahri. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pres.
Gellerman, Saul W. (1984). Motivasi dan Produktivitas. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo.
Hamalik Oemar. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik Dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghali Indonesia.
Hosnan,M dan Suherman. (2013). Kamus Profesional Guru. : Yudhistira
Hurlock, Elizabeth B. (2001). Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Idrus Ali dan Saudagar fachruddin. (2009). Pengembangan Profisionalitas Guru. Jakarta: Gaung Persada.
Leonard. (2009). Pengaruh Konsep Diri, Sikap Siswa Pada Matematika dan Kecemasan Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika (Survei Pada SMP di wilayah DKI Jakarta). Faktor Exacta 1(3), 27-40.
Lussier, Robert N. (1996). Human Relations In Organizations: A Skill-Building Approach, Third Edition. USA: Mc. Graw Hill Companies, Inc.
Muhibin, Ali. (2007). Analisis Korelasi,Regresi dan Jalur Dalam Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.
Mulyana, Deddy. (2001). Ilmu Komunikasi Sebagai Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Murwani Santosa. (2009). Statistika Terapan : Teknik Analisis Data. Jakarta : Program Pascasarjana Universitas Muhammaduyah Prof. Dr. Hamka.
Purwanto, Ngalim. (2007). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: Rosdakarya.
Purwanto,Ngalim. (2010). Psikologi Pendidikan.Bandung: Remaja Rosdakarya
Rakhmat, Jalaludin. (2003). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sagala, Syaiful. (2011). Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.
Sardiman. (2012). Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: Rajawali Pres.
Sarwono Jonathan. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Siagian, Sondang P. (2002). Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: Rineka Cipta.
Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Soetjipto. (2004). Profesi Keguruan. Jakarta: Rineka Cipta.
Solomon, Michael R. (2004). Consumer Behavior: Buying, Having dn Being. USA: Prentice Hall.
Sugiyono. (2010). Metode Peneltian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sukardi.2007. Metodologi Penelitian Pendidikan.Jakarta: Bumi Aksara.
Sunarto dan B. Agung Hartono. (2006). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rineka Cipta.
Supardi dan Leonard. (2009). Pengaruh Kompensasi Bekerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru di DKI Jakarta. Faktor Exacta 2(3), 1-15.
Syah, Muhibbin. (2011). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Syukur, Fatah. (2005). Teknologi Pendidikan. Semarang: Rasail.
Tiorenna, Sariningsih. (2010). Pengaruh Konsep Diri dan Motivasi Berprestasi Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMK Tahun Pelajaran 2009/2010 (Studi Korelasional Pada SMK-SMK Se-Kecamatan Ciracas. Jakarta: Universitas Indraprasta PGRI.
Undang-Undang Guru dan Dosen,Cetakan Kelima.2012. Jakarta: Sinar Grafika.
Uno, B. Hamzah. (2012). Profesi Kependidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Usman & Ps. Akbar. (2001). Metode Penelitian, Semarang : Thona Putra.
Usman, Huasaini. (2013). Manajemen Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Uyanto, Stanislaus S. (2009). Pedoman Analisis Data dengan SPSS. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wahyono, Teguh. (2008). Belajar Sendiri SPSS 16. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Wibowo, Agus. (2012). Menjadi Guru Berkarakter ( Strategi Membangung Kompetensi dan Karakter guru). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Metakognisi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.



